AUD/JPY Tergelincir Ke Level Terendah 9-Hari Setelah Data Australia Yang Mengecewakan

  • Data Australia yang lemah mendorong AUD/JPY ke posisi terendah sembilan hari. 
  • Kekhawatiran baru terkait virus corona membebani sentimen risiko dan AUD.

Nada tawaran jual di sekitar dolar Australia menguat pada hari Rabu, mendorong AUD/JPY ke posisi terendah sembilan hari setelah data yang dirilis di Australia menunjukkan inflasi harga upah melambat pada kuartal ketiga.

Indeks Harga Upah Australia naik 0,1% kuartal ke kuartal di kuartal ketiga, meleset dari perkiraan untuk pertumbuhan stabil 0,2%. Metrik naik 1,4% untuk tahun ke tahun, mencatat perlambatan dari kenaikan 1,8% kuartal sebelumnya dan sedikit meleset dari perkiraan di 1,5%.

Rilis yang lebih lemah dari perkiraan memvalidasi sikap dovish Reserve Bank of Australia (RBA) dan menarik tawaran jual bagi AUD. Pasangan AUD/JPY turun dari 76 menjadi 75,69, level terendah sejak 9 November, mengikuti data Indeks Harga Upah, melanjutkan penurunan hari Selasa dari 76,50. 

Tekanan bearish tambahan kemungkinan berasal dari nada risk-off di pasar keuangan. Menyusul pelemahan semalam di Wall Street, sentimen memburuk di Asia, dengan investor mempertimbangkan kembali dampak negatif jangka pendek akibat kebangkitan virus corona pada ekonomi global.

 

Ekonomi Zona Euro Berada Di Jalur Resesi Double-Dip Di Tengah Virus Corona – Survei Reuters

Di tengah gelombang kedua virus corona yang semakin mempererat cengkeramannya, ekonomi zona euro diperkirakan akan mengalami resesi double-dip pertama
Đọc thêm Previous

Kontrak berjangka S&P 500 Melanjutkan Pelemahan Hari Selasa Ke 3.600 Di Tengah Berkembangnya Kekhawatiran Virus Corona

Kontrak berjangka S&P 500 turun menjadi 3.600, mengalami pelemahan intraday sebesar 0,20%, selama awal Rabu. Barometer risiko ini menurun untuk hari k
Đọc thêm Next