12 Oct 2017
Saham Asia Capai Level Tertinggi Sejak Desember 2007
FXStreet - Indeks MSCI yang paling luas dari saham-saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik ke level tertinggi hari ini, menyusul rekor di Wall Street dan didukung oleh berita acara Fed yang kurang hawkish.
Indeks MSCI naik 0,2 persen. Indeks Nikkei Jepang naik ke 20.980,92; level tertinggi sejak Desember 1996. Kospi Korea Selatan naik 0,2% untuk mencapai rekor tertinggi baru. Hang Seng mencapai tertinggi satu dekade sebelum jatuh ke merah.
Asia mengambil isyarat dari Wall Street, di mana indeks utama naik ke rekor tertinggi lainnya dalam penutupan semalam di seputar laporan bahwa kandidat yang ramah bagi pasar kemungkinan akan menjadi Ketua Fed berikutnya. Namun, laporan WSJ yang dirilis sebelumnya hari ini menunjukkan Warsh bisa menjadi Ketua Fed berikutnya. Warsh dipandang relatif hawkish pada kebijakan moneter dan telah mengkritik kebijakan easy money bank sentral.
Berita acara Fed: Laju kenaikan di masa depan bergantung pada data inflasi
Berita acara Fed menunjukkan para pembuat kebijakan dalam perdebatan yang berkepanjangan tentang prospek kenaikan inflasi dan jalur kenaikan suku bunga di masa depan jika inflasi tidak naik. Nuansa yang kurang hawkish cenderung menenangkan ketakutan bahwa bank sentral benar-benar bertekad menormalisasi kebijakan terlepas dari kualitas data ekonomi.
Reli rekor saham di seluruh dunia juga mengindikasikan investor tidak khawatir dengan ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea atau di Spanyol dan Inggris.
Indeks MSCI naik 0,2 persen. Indeks Nikkei Jepang naik ke 20.980,92; level tertinggi sejak Desember 1996. Kospi Korea Selatan naik 0,2% untuk mencapai rekor tertinggi baru. Hang Seng mencapai tertinggi satu dekade sebelum jatuh ke merah.
Asia mengambil isyarat dari Wall Street, di mana indeks utama naik ke rekor tertinggi lainnya dalam penutupan semalam di seputar laporan bahwa kandidat yang ramah bagi pasar kemungkinan akan menjadi Ketua Fed berikutnya. Namun, laporan WSJ yang dirilis sebelumnya hari ini menunjukkan Warsh bisa menjadi Ketua Fed berikutnya. Warsh dipandang relatif hawkish pada kebijakan moneter dan telah mengkritik kebijakan easy money bank sentral.
Berita acara Fed: Laju kenaikan di masa depan bergantung pada data inflasi
Berita acara Fed menunjukkan para pembuat kebijakan dalam perdebatan yang berkepanjangan tentang prospek kenaikan inflasi dan jalur kenaikan suku bunga di masa depan jika inflasi tidak naik. Nuansa yang kurang hawkish cenderung menenangkan ketakutan bahwa bank sentral benar-benar bertekad menormalisasi kebijakan terlepas dari kualitas data ekonomi.
Reli rekor saham di seluruh dunia juga mengindikasikan investor tidak khawatir dengan ketegangan geopolitik di Semenanjung Korea atau di Spanyol dan Inggris.