Vietnam: Lonjakan Inflasi Meningkatkan Peluang Kenaikan Suku Bunga SBV – DBS
Ekonom DBS Group Research Chua Han Teng memprakirakan Bank Negara Vietnam (SBV) akan menjadi lebih hawkish seiring percepatan inflasi Vietnam yang tetap di atas target. Bank tersebut kini memprakirakan kenaikan suku bunga refinancing sebesar 50 bp menjadi 5,00% pada tahun 2026, kemungkinan pada Kuartal II 2026, dan telah menaikkan prakiraan inflasi headline rata-rata 2026 menjadi 4,8%.
DBS menandai risiko kebijakan hawkish SBV
"Tekanan harga jangka pendek kemungkinan akan tetap tinggi, didorong oleh harga energi yang tinggi dan pelebaran penyerapan biaya di tengah pelemahan dong Vietnam."
"Kami menaikkan prakiraan inflasi headline rata-rata 2026 menjadi 4,8% (dari sebelumnya 3,8%), dengan latar belakang ini dan inflasi rata-rata 4,0% pada empat bulan pertama tahun ini."
"Semakin besar kemungkinan para pembuat kebijakan akan memprioritaskan kredibilitas dalam memerangi inflasi dan condong ke sikap hawkish untuk mengekang tekanan harga dan menambatkan ekspektasi inflasi."
"Kami sudah mengidentifikasi Vietnam sebagai bagian dari kelompok hawkish di antara bank-bank sentral regional."
"Mengingat dinamika yang terus berlanjut ini, bersama dengan ketidakjelasan mengenai penyelesaian perang Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz, kami kini memprakirakan Bank Negara Vietnam (SBV) akan menaikkan suku bunga refinancing sebesar 50 bp menjadi 5,00% pada tahun 2026, kemungkinan secepat Kuartal II 2026."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)